Pasar persaingan tidak sempurna adalah pasar atau industri yang terdiri
dari produsen-produsen yang mempunyai kekuatan pasar atau mampu mengendalikan
harga output di pasar.
Terdapat tiga model umum di pasar persaingan
tidak sempurna, yaitu pasar monopoli, pasar persaingan monopolistik dan
oligopoli.
Pasar monopoli merupakan industri yang
terdiri dari satu perusahaan di mana terdapat hambatan bagi
perusahaan-perusahaan baru untuk memasuki pasar. Beberapa hambatan masuk berupa
waralaba pemerintah, paten, skala ekonomi dan keunggulan biaya lain,
kepemilikan atas faktor produksi yang langka.
Persaingan monopolistik merupakan industri
yang memiliki banyak produsen di mana perusahaan pesaing bebas memasuki
industri dan perusahaan-perusahaan mendiferensiasikan produk mereka.
Diferensiasi produk dimaksudkan untuk memenuhi keinginan konsumen, membangun
reputasi atas produk yang dihasilkan dan memberikan pelayanan yang baik. Selain
kelebihan berupa
adanya keanekaragaman produk, efisiensi dan informasi tentang
produk, diferensiasi produk juga mempunyai kelemahan yaitu adanya pemborosan,
harga produk yang lebih mahal, kesalahan informasi dan kejenuhan masyarakat
terhadap tayangan iklan.
Oligopoli adalah industri dengan sejumlah
kecil perusahaan yang masing-masing cukup mampu untuk mempengaruhi harga pasar
dari output yang dihasilkannya. Selain memiliki banyak bentuk dalam pasar
oligopoli terdapat juga empat model yang umum dikenal yaitu model kolusi, model
Cournot, model kurva permintaan yang patah dan model kepemimpinan harga.
Perusahaan-perusahaan yang memiliki kekuatan
pasar dihadapkan pada empat keputusan penting yaitu berapa output yang akan
diproduksi, bagaimana memproduksinya, berapa input yang akan diminta di
masing-masing pasar dan berapa harga output yang akan ditetapkan.
Keputusan harga dan output oleh perusahaan
dalam pasar persaingan tidak sempurna berbeda-beda tergantung pada bentuk pasar
di mana perusahaan berada dan tujuan dari perusahaan adalah memaksimalkan laba
total.
Diskriminasi harga merupakan penetapan harga yang berbeda untuk pembeli
barang yang sama atau penetapan harga di mana perbandingan antara harga dan
biaya marjinal berbeda di antara para pembeli. Diskriminasi harga dibedakan
menjadi tiga yaitu diskriminasi harga derajat ketiga, diskriminasi harga
derajat kedua dan diskriminasi harga derajat pertama.
0 comments:
Post a Comment