Penyajian algoritma secara garis besar bisa dalam 2 bentuk penyajian yaitu
tulisan dan gambar. Algoritma yang disajikan dengan tulisan yaitu dengan struktur bahasa tertentu
(misalnya bahasa Indonesia atau bahasa Inggris) dan pseudocode. Pseudocode adalah
kode yang mirip dengan kode pemrograman yang sebenarnya. Pseudocode ditulis
berbasis pada bahasa pemrograman tertentu misalnya Pascal, C atau Python, sehingga
lebih tepat digunakan untuk menggambarkan algoritma yang akan dikomunikasikan
kepada pemrogram. Pseudocode lebih rinci daripada struktur bahasa Inggris, misalnya
dalam menyatakan sintaks, tipe data yang digunakan dan lain-lain. Sedangkan
algoritma yang disajikan dengan gambar, misalnya dengan flowchart. Flowchart
bukan satu-satunya cara untuk menjelaskan atau menerangkan algoritma. Cara yang
lain diantaranya :
1.Structure chart
2.DFD (Data Flow Diagram)
3.Warnier diagram
4.IPO (Input Process Output)
5.HIPO (Hierarchical Input Process Output)
Flowchart (bagan alir) merupakan representasi secara grafik dari suatu algaritma
atau prosedur untuk menyelesaikan suatu masalah. Dengan menggunakan flowchart
akan memudahkan kita untuk melakukan pengecekan apakah ada bagian-bagian yang
terlupakan dalam analisis masalah. Di samping itu flowchart juga berguna sebagai
fasilitas untuk berkomunikasi antara pemrogram yang bekerja dalam tim suatu
proyek. Flowchart ada dua macam. Baca di Part 2 ya gan...
Penyajian Alogaritma
Kategori:
Ilmu Komputer
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment