Salam gafar.info: Postingan tim kali ini di tujukan untuk mahasiswa yang ada sangkut pautnya dengan industri, sesuai dengan judulnya pembuatan benang carded. Pembuatan benang carded ini melalui beberapa tahapan yang harus di lalui, langkah pembuatan benang carded ada di bawah ini. Selamat membaca sob, jika ada yang kurang mohon beri komentarnya di bawah ya..
a. Bill Store
Sebelum kapas diproses pada mesin blowing, kapas yang masih dalam keadaan terbungkus dan tenkat pada gudang, di bawa ke Bill Store untuk dibuka dan dilepaskan ikatannya agar kapas kembali ke dalam bentuk semula dan dibiarkan untuk diangin-anginkan selama ±24 jam agar kapas dapat berkembang dan beradaptasi untuk menyesuaikan kandungan airmya ± 8,5% juga mengembalikan elastisitasnya sehingga dalam proses mudah dibersihkan setelah kapas mengalami proses pada Bill Store.
b. Mesin Blowing
Kapas yang masih dalam keadaan berlapis-lapis, dari Bill Store disobek-sobek sebesar telapak tangan dan dimasukan pada mesin blowing. Kapas pada mesin blowing mengalami pembukaan dan pembersihan dengan dicabik-cabik sedemikian rupa sehingga kotoran-kotoran yang ada berupa ranting, biji kapas dan kotoran lainnya dapat lepas dan jatuh. Setelah mengalami proses, kapas akan keluar dalam bentuk lap yang berupa lembaran panjang seperti kain dengan tebal 1 inchi dan digulung pada alat scuhter, kemudian ditimbang dengan berat per lap ± 17,5 kg. Bila beberapa lap melebihi atau kurang dan ketentuan di atas toleransinya maka lap harus kembali pada mesin blowing.
c. Mesin Carding
Pada mesin mni kapas berupa gulungan (lap) akan mengalami penarikan.
d. Mesin Drawing
Sliver I yang dihasilkan dar mesin carding, seratnya belum betul-betul searah dan belum rata. Selanjutnya untuk lebih menyearahkan serat dan meratakan, maka dilakukan perangkapan beberapa sliver menjadi satu. Untuk itu pada mesin drawing dilakukan pencampuran 8 sliver r8 cone) dengan ditarik dan ditekan akan menghasilkan sliver yang baru dengan ukuran yang sama sebelum diangkat dan sliver tersebut dimasukkan pada cone secara melingkar-lingkar dan selanjutnya dikerjakan pada mesin speed frame.
e. Mesin Speed frame
Pada mesin RSF 8 sliver (8 utas) dan cone dijadikan satu. Sliver tark sedikit puntiran untuk setiap inchi, maka akan diperoleh benang yang disebut roving dan digulung pada bobong. Roving merupakan ukuran (diameter) lebih kecil daripada sliver. Roving kemudian pada mesin selanjutnyan untuk dipasang dijadikan benang tunggal.
f. Mesin Ring Spinning Frame (RSF)
Roving dan RSF dalam bentuk tube dikarenakan pada mesing finishing untuk dibuat beberapa bentuk. Pada mesin cone jika diinginkan bentuk hank, maka harus dikerjakan pada mesin reeling. Dan untuk benang rangkap, benang bentuk tube dikerjakan pada mesin serta yang panjang dapat terarah. Serat pendek yang terpisah akan digulung sendiri sedang serta panjang akan dimasukkan dan akhirnya diubah menjadi sliver.
g. Quick Traverse (double winder)
Bila benang rangkap memerlukan pilinan (plintir) harus dikerjakan pada mesin ring doubling. Biasanya benang 30 Sc, 4o Sc dirangkap dan jadi 20/2; 30/2; 40/3; 40/4 selanjutnya benang yang sudah dirangkap dan dipilin dikerjakan pada mesin cone untuk diperdagangkan dalam bentuk hank, perlu diketahui benang dalam bentuk hank sebelumnya dibungkus baru kemudian diperdagangkan.
Semoga artikel pembuatan benang carded ini membantu sobat semua, tetap di gafar.info.
Pembuatan Benang Carded
Kategori:
Industri
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment