Umbi-Umbian


Salam Gafar.info: Umbi-umbian merupakan komoditas pertanian yang tersebar luas di Indonesia. Umbi umbianmerupakan salah satu sumber utama karbohidrat. Umbi adalah akar tanaman yang telah termodifikasi menjadi organ penyimpan cadangan makanan.  Contoh umbi-umbian adalah ketela rambat, singkong dan kentang (Desrosier, 1988).  Singkong merupakan komoditas hasil pertanian yang banyak ditanam di  Indonesia dan merupakan sumber karbohidrat yang penting setelah beras, dengan  kandungan karbohidrat adalah 34,7%. Namun pada kenyataannya singkong kurang  begitu dimanfaatkan. Untuk itu perlu adanya pemanfaatan singkong agar menjadi  makanan yang memiliki nilai gizi yang cukup tinggi. Singkong dapat disajikan  sebagai makanan pokok pengganti nasi (Jawa=tiwul), gatot, roti, biskuit, tape, pati  dan berbagai macam makanan lainnya (Soetanto, 2001).  


Usaha penganekaragaman pangan sangat penting artinya sebagai usaha untuk  mengatasi masalah ketergantungan pada satu bahan pangan pokok saja. Misalnya  dengan mengolah serealia dan umbi-umbian menjadi berbagai bentuk awetan yang  mempunyai rasa khas dan tahan lama disimpan. Bentuk olahan tersebut berupa  tepung, gaplek, tapai, keripik dan lainya. Hal ini sesuai dengan program pemerintah  khususnya dalam mengatasi masalah kebutuhan bahan pangan, terutama non-beras.  Tape ketan dan tape ubi jalar adalah makanan tradisional yang bahan bakunya  berupa beras ketan atau ubi jalar dan ragi sebagai bahan penolongnya. Dengan proses  pengolahan yang baik, tapai ketan dan tape ubi jalar ini dapat tahan lebih dari 1 minggu.

Tape merupakan salah satu jenis makanan hasil fermentasi dari umbi-umbian secara anaerob  yang mana jamur benang dan khamir yang aktif dalam proses fermentasi tape ini.Sebagai bahan utama umumnya digunakan ketela pohon, beras ketan atau bahan –  bahan lain yang mengandung karbohidrat. Pada fermentasi tape terbentuk bermacam –  macam senyawa gula karena adanya kegiatan enzim – enzim yang dikeluarkan  mikrobia sehingga menyebabkan karbohidrat terhidrolisis. Selanjutnya akan  difermentasi lebih lanjut menjadi alkohol dan asam – asam organik.

0 comments:

Post a Comment

Kategori

Ads 468x60px

Gafar.info di Facebook

Powered by Blogger.

Pengunjung ke

SELAMAT DATANG

Selamat menikmati artikel kami dan Jangan lupa tinggalkan jempol juga komentarnya