Pencegahan Kecelakaan Kerja



Berdasarkan postingan sebelumnya, maka kecelakaan itu karena adanya ketimpangan dalam unsur 5M, yang dapat dikelompokan menjadi tiga kelompok yang saling terkait, yaitu :
Manusia, Perangkat keras dan Perangkat lunak. Oleh karena itu dalam melaksanakan pencegahan kecelakaan adalah dengan pendekatan kepada ketiga unsur kelompok tersebut, yaitu :
  1. Pendekatan terhadap kelemahan pada unsur manusia, antara lain :
a. Pemilihan / penempatan pegawai secara tepat agar diperoleh keserasian antara bakat dan kemampuan fisik pekerja dengan tugasnya.
b. Pembinaan pengetahuan dan keterampilan melalui training yang relevan dengan pekerjaannya.
c. Pembinaan motivasi agar tenaga kerja bersikap dan bertndak sesuai dengan keperluan perusahaan.
d. Pengarahan penyaluran instruksi dan informasi yang lengkap dan jelas.
e. Pengawasan dan disiplin yang wajar.

  1. Pendekatan terhadap kelemahan pada perangkat keras, antara lain :
    1. Perancangan, pembangunan, pengendalian, modifikasi, peralatan kilang, mesin-mesin harus memperhitungkan keselamatan kerja.
    2. Pengelolaan penimbunan, pengeluaran, penyaluran, pengangkutan, penyusunan, penyimpanan dan penggunaan bahan produksi secara tepat sesuai dengan standar keselamatan kerja yang berlaku.
    3. Pemeliharaan tempat kerja tetap bersih dan aman untuk pekerja.
    4. Pembuangan sisa produksi dengan memperhitungkan kelestarian lingkungan.
    5. Perencanaan lingkungan kerja sesuai dengan kemampuan manusia.
  2. Pendekatan terhadap kelemahan pada perangkat lunak, harus melibatkan seluruh level manajemen, antara lain :
a. Penyebaran, pelaksanaan dan pengawasan dari safety policy.
b. Penentuan struktur pelimpahan wewenang dan pembagian tanggung jawab.
c. Penentuan pelaksanaan pengawasan, melaksanakan dan mengawasi sistem/prosedur kerja yang benar.
d. Pembuatan sistem pengendalian bahaya.
e. Perencanaan sistem pemeliharaan, penempatan dan pembinaan pekerja yang terpadu.
f. Penggunaan standard/code yang dapat diandalkan.
g. Pembuatan sistem pemantauan untuk mengetahui ketimpangan yang ada. 


Akhirnya dapat disimpulkan, Bahwa melakukan pencegahan kecelakaan kerja perlu diperhatikan unsur-unsur yang terlibat dalam pekerjaan tersebut, baik manusia, perangkat keras maupun perangkat lunak merupakan suatu kesatuan yang saling terkait dalam pencegahan kecelakaan kerja, dengan kata lain “ Pencegahan kecelakaan kerja merupakan tanggung jawab bersama“. Dan jika kita tidak menyadari betapa pentingnya kepentingan menjaga diri dan sesama maka kecil kemungkinan kita tidak mengalami kejadian kecelakaan kerja. Jika kita sedang melakukan pekerjan hendaknya kita harus memakai alat bantu yang mungkin bisa membuat kita terhindar dari kecelakaan kerja tersebut.

Kondisi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)dalam lingkungan kerja di Indonesia cukup memprihatinkan sehingga angka kecelakaan kerja yang mengakibatkan tenaga kerja mengalami cacat dan meninggal dunia cukup tinggi. Jadi, kita harus berhati – hati dalam melakukan kerja dan setiap perusahaan harus tetap menyediakan jamsostek.dan mengontrol setiap alat – alat yang ada di perusahaan.

0 comments:

Post a Comment

Kategori

Ads 468x60px

Gafar.info di Facebook

Powered by Blogger.

Pengunjung ke

SELAMAT DATANG

Selamat menikmati artikel kami dan Jangan lupa tinggalkan jempol juga komentarnya